Diberdayakan oleh Blogger.

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

RSS
Container Icon

KEPUASAN KERJA BERPENGARUH TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN


PENDAHULUAN

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kepuasan hidup, karena sebagian besar waktu manusia dihabiskan di tempat kerja. Bayak faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Faktor-faktor itu sendiri dalam peranannya memberikan kepuasan kepada karyawan bergantung pada pribadi masing-masing karyawan.

Loyalitas adalah salah satu hal yang tidak dapat dibeli dengan uang. Loyalitas hanya bisa didapatkan, namun tidak bisa dibeli. Mendapatkan loyalitas dari seseorang bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah untuk dilakukan.

Loyalitas didefinisikan sebagai kesetiaaan pada sesuatu dengan rasa cinta, sehingga dengan rasa loyalitas yang tinggi sesorang merasa tidak perlu untuk mendapatkan imbalan dalam melakukan sesuatu untuk orang lain/ perusahaan tempat dia meletakan loyalitasnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PERLUNYA DESIGN PEKERJAAN BAGI PEGAWAI


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PERLUNYA DESIGN PEKERJAAN BAGI PEGAWAI

ABSTRAK
            Desain pekerjaan merupakan keputusan dan tindakan manajerial yang mengkhususkan kedalam cakupan dan hubungan pekerjaan yang objektif untuk memenuhi kebutuhan orgranisasi serta kebutuhan sosial dan pribadi pemegang pekerjaan.

Handoko (2000) menjelaskan unsur-unsur desain pekerjaan meliputi unsur organisasi, unsur lingkungan dan unsur perilaku. Desain Pekerjaan perlu dilakukan oleh pihak manajerial dengan memerhatikan segala aspek yang ada seperti sumber daya manusia dan fasilitas yang ada untuk mendukung pekerjaan nya. Hal tersebut dilakukan agar kegiatan organisasi berjalan lancar.

PERMASALAHAN
Desain pekerjaan adalah fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok karayawan secara organisasional. Tujuannya adalah untuk mengatur penugasan-penugasan kerja yang memenuhi kebutuhan organisasi, teknologi dan keperilakuan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDMMIN


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

PENDAHULUAN

Pelatihan dan pengembangan sering kita dengar dalam dunia kerja di perusahaan, organisasi, lembaga, atau bahkan dalam instansi kesehatan. Hal ini dapat diasumsikan bahwa pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi tenaga kerja untuk bekerja lebih menguasai dan lebih baik terhadap pekerjaan yang dijabat atau akan dijabat kedepan. Tidak terlalu jauh dalam instansi kesehatan, pelatihan dan pengembangan sering dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja para tenaga kesehatan yang dianggap belum mampu untuk mengembangkan pekerjaannya karena faktor perkembangan kebutuhan masyarakat dalarn kesehatan. Secara deskripsi tertentu potensi para pekerja kesehatan mungkin sudah memenuhi syarat administrasi pada pekerjaannya, tapi secara aktual para pekerja kesehatan harus mengikuti atau mengimbangi perkembangan dunia kesehatan sesuai dengan tugas yang dijabat atau yang akan dijabatnya. Hal ini yang mendorong pihak instansi kesehatan untuk memfasilitasi pelatihan dan pengembangan karir para tenaga kesehatan guna mendapatkan hasil kinerja yang baik, efektif dan efisien.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MEKANISME, TUJUAN DAN KENDALA SELEKSI


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DAMPAK DARI KESALAHAN PROSES REKRUTMENT


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MEKANISME, TUJUAN DAN KENDALA SELEKSI

Ditulis Oleh : PUSPITA EKA ROHMAH

puspitaekarohmah@gmail.com (puspita14028.blogspot.com)

ABSTRAK

               Seleksi adalah usaha pertama yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh karyawan yang kualifikasi dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan semua pekerjaan pada perusahaan. Mekanisme seleksi dapat diartikan sebagai cara menjalankan proses seleksi atau proses pemilihan suatu anggota baru di sebuah perusahaan, organisasi atau pada instansi tertentu. Mekanisme secara singkat dapat pula dikatakan sebagai suatu proses dari suatu acara atau suatu kegiatan tertentu.

 Tujuan dilaksanakan proses seleksi adalah untuk mendapatkan “The Right Man In The Right Place” (Nitisemo: 2004). Didalam proses seleksi perusahaan harus mendapatkan tenaga kerja yang tepat di dalam posisi yang tepat pula.(Kata Kunci :  Mekanisme, Seleksi, Tujuan )

PENDAHULUAN

Seleksi merupakan bagian materi dari operasional manajemen sumber daya manusia yaitu pengadaan (procurement), sedangkan pengadaan itu sendiri terdiri dari : perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan, dan produksi. Proses seleksi merupakan tahap-tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang akan diterima. 

Proses tersebut dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan. Proses seleksi merupakan pengambilan keputusan bagi calon pelamar untuk diterima atau tidak. Menurut Teguh (2009) menjelaskan bahwa seleksi adalah proses yang terdiri dari berbagai langkah yang spesifik dari kelompok pelamar yang paling cocok dan memenuhi syarat untuk jabatan tertentu. 

Ada tiga hal yang menyebabkan seleksi menjadi hal yang penting, yaitu : 

  1. Kinerja para manajer senantiasa tergantung pada sebagian kinerja bawahannya. 
  2. Seleksi yang efektif penting karena biaya perekrutan yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam pengangkatan pegawai tidak sedikit. 
  3. Seleksi yang baik itu penting karena implikasi hukum dari pelaksanaannya secara serampangan. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DAMPAK DARI KESALAHAN PROSES REKRUITMENT


ABSTRAK

Rekrutmen merupakan suatu cara mengambil keputusan perencanaan manajemen sumber daya manusia mengenai jumlah karyawan yang dibutuhkan, kapan diperlukan, serta kriteria apa saja yang diperlukan dalam suatu organisasi. Rekrutmen pada dasarnya merupakan usaha mengisi jabatan atau pekerjaan yang kosong di lingkungan suatu organisasi atau perusahan, untuk itu ada dua sumber tenaga kerja yakni sumber dari luar (eksternal) organisasi dan sumber dari dalam (internal) organisasi.

Kesalahan pada saat proses rekrutment bisa sangat berakibat fatal bagi suatu perusahaan tersebu t, karena kemajuan atau kemunduran suatu perusahaan ditentukan oleh sumber daya manusia yang tersaring lewat proses rekrutment.

PERMASALAHAN

Sebenarnya proses Rekrutment ini bisa dilakukan dengan cara yang baik dan benar tanpa menimbulkan permasalahan yang akan dating di suatu perusahaan, hanya saja pihak penyelenggara dan pihak perekrut biasanya melakukan kesalahan – kesalahan saat melakukan proses rekrutment. Kesalahan – kesalahan yang biasanya dilakukan adalah :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MAPPING URGENSI PEMIMPIN MUDA DALAM MSDM


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

URGENSI PEMIMPIN MUDA DALAM MSDM


ABSTRAK
Pada era yang semakin modern ini, persaingan semakin ketat, kehidupan semakin sulit ditambah dengan keadaan ekonomi negara yang semakin lama semakin mengalami kenaikan inflasi yang berarti juga semakin menyengsarakan rakyatnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin muda yang berkompeten dan mempunyai daya juang yang tinggi. Dibutuhkan pemimpin yang mampu mengelola dan mengatur Sumber Daya Manusia agar SDM yang ada memiliki nilai yang tinggi dan dapat bersaing dimanapun mereka ditempatkan.
Pemimpin muda dibutuhkan dalam MSDM karena pemimpin muda kecakapannya melihat masalah lebih baik daripada pemimpin yang berumur. Pemimpin muda juga lebih banyak menyiapkan strategi dalam membentuk membangun dan memberdayakan Sumber Daya Masyarakatnya melalui MSDM.
PERMASALAHAN
Di era yang sudah memasuki MEA ini, memang sangat dibutuhkan pemimpin muda dan berkualitas khususnya pemimpin di bidang pengolahan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia. Pemimpin yang mengerti bagaimana Management Sumber Daya Manusia (MSDM) yang baik, maka pemimpin tersebut akan lebih mudah untuk membina dan mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mempunyai nilai jual yang tinggi berdasarkan dengan kemampuan Sumber Daya Manusia itu sendiri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mind Mapping Lemon Obat Tradisional

Oleh: Puspita Eka Rohmah
 
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mind Mapping Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)

 
Oleh : Puspita Eka Rohmah
 
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)


AMDAL
Berdasarkan PP no. 27 tahun 1999, definisi AMDAL ialah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Dokumen AMDAL terdiri dari beberapa bagian:
  1. Dokumen kerangka acuan analisis dampak lingkungan (KA-ANDAL)
  2. Dokumen analisis dampak lingkungan
  3. Dokumen rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL)
  4. Dokumen rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL)
Penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup merupakan salah satu kunci penting untuk kepentingan program kelestarian lingkungan hidup. Oleh karenanya, kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup yang menyangkut pekerjaan penyusunan dokumen AMDAL menjadi pekerjaan yang bersifat professional dan merupakan langkah yang strategis. Upaya ini dilakukan dengan melakukan sertifikasi kompetensi bagi Ketua dan Anggota Tim Penyusun dokumen AMDAL.

Prosedur AMDAL
1.      Proses penapisan (screening) wajib AMDAL
Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi wajib AMDAL adalah proses untuk menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak. Di Indonesia, proses penapisan dilakukan dengan sistem penapisan satu langkah. Ketentuan apakah suatu rencana kegiatan perlu menyusun dokumen AMDAL atau tidak dapat dilihat pada Keputusan Menteri Negara LH Nomor 17 Tahun 2001 tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib dilengkapi dengan AMDAL.
2.      Proses pengumuman
Setiap rencana kegiatan yang diwajibkan untuk membuat AMDAL wajib mengumumkan rencana kegiatannya kepada masyarakat sebelum pemrakarsa melakukan penyusunan AMDAL. Pengumuman dilakukan oleh instansi yang bertanggung jawab dan pemrakarsa kegiatan. Tata cara dan bentuk pengumuman serta tata cara penyampaian saran, pendapat dan tanggapan diatur dalam Keputusan Kepala BAPEDAL Nomor 08/2000 tentang Keterlibatan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi dalam Proses AMDAL.
3.      Proses pelingkupan (scoping)
Pelingkupan merupakan suatu proses awal (dini) untuk menentukan lingkup permasalahan dan mengidentifikasi dampak penting (hipotetis) yang terkait dengan rencana kegiatan. Tujuan pelingkupan adalah untuk menetapkan batas wilayah studi, mengidentifikasi dampak penting terhadap lingkungan, menetapkan tingkat kedalaman studi, menetapkan lingkup studi, menelaah kegiatan lain yang terkait dengan rencana kegiatan yang dikaji. Hasil akhir dari proses pelingkupan adalah dokumen KA-ANDAL. Saran dan masukan masyarakat harus menjadi bahan pertimbangan dalam proses pelingkupan
4.      Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL Setelah KA-ANDAL selesai disusun
pemrakarsa dapat mengajukan dokumen kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal penilaian KA-ANDAL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.
5.      Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL
Penyusunan ANDAL, RKL, dan RPL dilakukan dengan mengacu pada KA-ANDAL yang telah disepakati (hasil penilaian Komisi AMDAL). Setelah selesai disusun, pemrakarsa dapat mengajukan dokumen kepada Komisi Penilai AMDAL untuk dinilai. Berdasarkan peraturan, lama waktu maksimal penilaian ANDAL, RKL dan RPL adalah 75 hari di luar waktu yang dibutuhkan penyusun untuk memperbaiki/menyempurnakan kembali dokumennya.
6.      Persetujuan Kelayakan Lingkungan
Penyusun dokumen AMDAL adalah orang yang memiliki kompetensi pada kualifikasi tertentu dan bekerja di bidang penyusunan dokumen AMDAL.
Beberapa hal penting dalam penyusunan Amdal :

1
Dokumen Amdal yang diajukan kepada Komisi Penilai AMDAL wajib disusun oleh pemrakarsa pada tahap perencanaan suatu usaha dan/atau kegiatan.

2.
Dalam menyusun dokumen AMDAL, pemrakarsa dapat menyusun sendiri atau meminta bantuan pihak lain, baik itu sebagai penyusun perorangan atau yang tergabung dalam lembaga jasa penyusunan dokumen AMDAL

3.
Penyusun dokumen AMDAL wajib memiliki sertifikat kompetensi penyusun Amdal, paling sedikit 3 (tiga) orang penyusun dokumen AMDAL yang telah memiliki sertifikat kompetensi, terdiri dari 1 (satu) orang dengan kualifikasi sebagai ketua tim dan 2 (dua) orang dengan kualifikasi sebagai anggota tim.

4.
Komisi Penilai AMDAL wajib menolak pengajuan dokumen AMDAL yang penyusunnya tidak memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.

5.
Lembaga penyedia jasa penyusunan AMDAL wajib berbadan hukum dan terdaftar di Kementerian Lingkungan Hidup.

6.
Dokumen AMDAL wajib disusun setelah rencana lokasi usaha dan/atau kegiatan mendapatkan izin lokasi, sebelum kegiatan prakonstruksi yang bersangkutan dilaksanakan.

7.
Sebelum Dokumen AMDAL disusun, pemrakarsa wajib melakukan sosialisasi kepada masyarakat peduli, pemerhati dan yang terkena dampak.

8.
Sosialisasi dapat dilakukan melalui media massa, papan pengumuman pada lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan, papan pengumuman di wilayah pemerintah setempat dan melakukan konsultasi publik kepada masyarakat terkena dampak.
Pihak yang Terlibat Penyusunan AMDAL
Siapa pihak-pihak terkait dalam penyusunan AMDAL?
1.      Pemrakarsa
Orang atau badan hukum yang bertanggung jawab atas suatu rencana usaha/kegiatan yang akan dilaksanakan. Dalam penyusunan studi AMDAL, pemrakarsa dapat meminta jasa konsultan untuk menyusunkan dokumen AMDAL. Penyusun dokumen AMDAL harus telah memiliki sertifikat Penyusun AMDAL dan ahli di bidangnya.
2.      Komisi penilai
Komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL.
3.      Masyarakat yang berkepentingan
Masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL berdasarkan alasan-alasan seperti kedekatan jarak tinggal dengan rencana usaha dan/atau kegiatan, faktor pengaruh ekonomi, perhatian pada lingkungan hidup, dan/atau faktor pengaruh nilai-nilai atau norma yang dipercaya. Masyarakat berkepentingan dalam proses AMDAL dapat dibedakan menjadi masyarakat terkena dampak, dan masyarakat pemerhati.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lemon Obat Tradisional

Lemon adalah sejenis jeruk yang buahnya biasa dipakai sebagai penyedap dan penyegar dalam banyak seni boga dunia. Pohon yang berukuran sedang ini (dapat mencapai kira – kira 6m) tumbuh didaerah yang beriklim tropis dan subtropis serta tidak tahan akan cuaca dingin. Atau beriklim kering dengan musim dingin yang relative hangat. Suhu ideal untuk tumbuhan lemon ini adalah sekitar 15-30 oC (60-85 oF).
Lemon dalam kehidupan sehari – hari biasanya digunakan sebagai bahan pelengkap dalam beberapa sajian makanan, seperti dijadikan sebagai campuran dalam kuah sop, dijadikan sebagai jus lemon yang segar, sebagai perisa makanan ataupun minuman, bahan campuran untuk produk kimia seperti sabun mandi, sabun cuci piring dan detergen pakaian, untuk mencuci buah dan sayuran, atau bahkan lemon biasanya digunakan untuk mencuci ikan agar bau amis pada ikan hilang.
Sebenarnya, lemon mengandung banyak zat, khususnya asam sitrat, kalsium, magnesium, Vitamin C, bioflavonoid, pectin dan limonin yang berefek pada kekebalan tubuh dan anti infeksi. Kandungan pectin pada lemon juga berguna untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi. Sedangkan Asam sitrat yang terkandung dalam lemon difungsikan untuk campuran bahan pembuatan sabun, detergen dan pewangi.
Nah, selain manfaat tersebut diatas, Lemon juga telah terbukti khasiatnya sebagai obat tradisional.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENGUKURAN KERJA DENGAN BALANCE SCORECARD

Oleh : Puspita Eka Rohmah
Source : http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2009/04/balanced-scorecard-definisi-konsep-dan.html


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PENGUKURAN WAKTU KERJA DENGAN METODE JAM HENTI

Oleh : Puspita Eka Rohmah
Source : http://www.scribd.com/doc/186888640/Jurnal-Pengukuran-Kerja-Metode-Jam-Henti

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MIND MAPPING ANALISIS PENGUKURAN KERJA


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANALISIS PENGUKURAN KERJA

ANALISIS PENGUKURAN KERJA
Oleh : PUSPITA EKA ROHMAH
ABSTRAK
Kerja merupakan sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang sebagai profesi, yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. Kerja dapat juga di artikan sebagai pengeluaran energi untuk kegiatan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan kerja adalah untuk hidup. Dengan demikian, mereka yang menukarkan kegiatan fisik atau kegiatan otak dengan sarana kebutuhan hidup, berarti bekerja.
Pengukuran kerja adalah suatu aktivitas untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator yang memiliki skill rata-rata dan terlatih baik dalam melaksanakan sebuah kegiatan kerja dalam kondisi dan tempo kerja yang normal. Tujuan pokok dari aktivitas ini, berkaitan erat dengan usaha menetapkan waktu standar.
Kata Kunci : Kerja, Pengukuran Kerja

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

MIND MAPPING PENGUKURAN KERJA FISIK MANUSIA DENGAN PENDEKATAN BIOMEKANIKA DAN FISIOLOGI


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS