Oleh : Puspita Eka Rohmah
Source : http://jurnal-sdm.blogspot.co.id/2009/04/balanced-scorecard-definisi-konsep-dan.html
PENGUKURAN KERJA DENGAN BALANCE SCORECARD
Read User's Comments(0)
PENGUKURAN WAKTU KERJA DENGAN METODE JAM HENTI
Oleh : Puspita Eka Rohmah
Source : http://www.scribd.com/doc/186888640/Jurnal-Pengukuran-Kerja-Metode-Jam-Henti
ANALISIS PENGUKURAN KERJA
ANALISIS PENGUKURAN KERJA
Oleh : PUSPITA EKA ROHMAH
ABSTRAK
Kerja
merupakan sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang sebagai profesi, yang sengaja
dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. Kerja dapat juga di artikan sebagai
pengeluaran energi untuk kegiatan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mencapai
tujuan tertentu. Tujuan kerja adalah untuk hidup. Dengan demikian, mereka yang
menukarkan kegiatan fisik atau kegiatan otak dengan sarana kebutuhan hidup,
berarti bekerja.
Pengukuran kerja adalah suatu aktivitas
untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator yang memiliki
skill rata-rata dan terlatih baik dalam melaksanakan sebuah kegiatan kerja
dalam kondisi dan tempo kerja yang normal. Tujuan pokok dari aktivitas ini, berkaitan erat dengan usaha
menetapkan waktu standar.
Kata Kunci : Kerja, Pengukuran Kerja
PENGUKURAN KERJA FISIK MANUSIA DENGAN PENDEKATAN BIOMEKANIKA DAN FISIOLOGI
ABSTRAK
Biomekanika
merupakan salah satu dari empat bidang penelitian informasi hasil ergonomi.
Yaitu penelitian tentang kekuatan fisik manusia yang mencakup kekuatan atau
daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana cara kerja serta
peralatan harus dirancang agar sesuai dengan kemampuan fisik manusia ketika
melakukan aktivitas kerja tersebut.
Biomekanika merupakan ilmu yang membahas
aspek-aspek mekanika dari gerakan - gerakan tubuh manusia. Biomekanika
adalah kombinasi antara keilmuwan mekanika, antropometri dan dasar ilmu
kedokteran. Biomekanika
adalah suatu ilmu yang menggunakan hukum-hukum fisika dan konsep keteknikan
untuk mempelajari gerakan yang dialami oleh beberapa segmen tubuh dan gaya-gaya
yang terjadi pada bagian tubuh tersebut selama aktivitas normal.
PENDAHULUAN
Konsep
keteknikan untuk mempelajari gerakan yang dialami oleh beberapa segmen tubuh
dan gaya-gaya yang terjadi pada bagian tubuh tersebut selama aktivitas normal.
Biomekanika dapat diterapkan pada:
- Merancang
kembali pekerjaan yang sudah ada.
- Mengevaluasi
pekerjaan.
- Penyaringan
pegawai.
- Tugas-tugas
penanganan manual.
Tujuan
mempelajari ilmu biomekanika antara lain:
- Untuk
menjelaskan tiap komponen dari seluruh sistem tubuh dan interaksinya.
- Untuk
mensimulasikan kondisi berbahaya, sulit untuk diukur atau waktu dan biaya
yang dikeluarkan untuk melakukan sebuah pekerjaan.
- Untuk
memperkirakan resiko yang mungkin muncul dari sebuah pekerjaan dan
memperkirakan beban maksimal yang aman untuk diangkat.
BAB 1 PENDAHULUAN
ANALISA PENGARUH LINGKUNGAN KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Lingkungan kerja merupakan suatu faktor yang secara
tidak langsung mempengaruhi kinerja pegawai. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa
aman dan memungkinkan para pegawai untuk dapat berkerja optimal. Lingkungan
kerja mempunyai pengaruh
langsung terhadap pegawai dalam menyelesaikan tanggung jawab kepada organisasi. Jika pegawai menyenangi
lingkungan kerja dimana dia bekerja, maka pegawai tersebut akan betah di tempat
kerjanya untuk melakukan aktivitas dan menyelsaikan tugas – tugasnya.
Lingkungan
kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapat melaksanakan kegiatan
secara optimal, sehat, aman, dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerja dapat
dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama.
Menurut
Bambang (1991:122), lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi kinerja seorang pegawai. Seorang pegawai yang bekerja di
lingkungan kerja yang mendukung dia untuk bekerja
secara optimal akan menghasilkan kinerja yang baik, sebaliknya jika seorang
pegawai bekerja dalam lingkungan kerja yang tidak memadai dan tidak mendukung
untuk bekerja secara optimal akan membuat pegawai yang bersangkutan menjadi
malas, cepat lelah sehingga kinerja pegawai tersebut akan rendah.
Dari beberapa pendapat di atas dapat
disimpulkan bahwa lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada disekitar
pegawai pada saat bekerja,
baik berbentuk fisik atau non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapat
mempengaruhi dirinya dan pekerjaannya saat bekerja.
Lingkungan
kerja bermanfaat untuk menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas dan
prestasi kerja meningkat. Sementara itu, manfaat yang diperoleh karena bekerja
dengan orang-orang yang termotivasi adalah pekerjaan dapat terselesaikan dengan
tepat, yang artinya pekerjaan diselesaikan sesuai standar yang benar dan
dalam skala waktu yagn ditentukan.
Langganan:
Postingan (Atom)









