ANALISIS PENGUKURAN KERJA
ANALISIS PENGUKURAN KERJA
Oleh : PUSPITA EKA ROHMAH
ABSTRAK
Kerja
merupakan sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang sebagai profesi, yang sengaja
dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. Kerja dapat juga di artikan sebagai
pengeluaran energi untuk kegiatan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mencapai
tujuan tertentu. Tujuan kerja adalah untuk hidup. Dengan demikian, mereka yang
menukarkan kegiatan fisik atau kegiatan otak dengan sarana kebutuhan hidup,
berarti bekerja.
Pengukuran kerja adalah suatu aktivitas
untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator yang memiliki
skill rata-rata dan terlatih baik dalam melaksanakan sebuah kegiatan kerja
dalam kondisi dan tempo kerja yang normal. Tujuan pokok dari aktivitas ini, berkaitan erat dengan usaha
menetapkan waktu standar.
Kata Kunci : Kerja, Pengukuran Kerja
PENGUKURAN KERJA FISIK MANUSIA DENGAN PENDEKATAN BIOMEKANIKA DAN FISIOLOGI
ABSTRAK
Biomekanika
merupakan salah satu dari empat bidang penelitian informasi hasil ergonomi.
Yaitu penelitian tentang kekuatan fisik manusia yang mencakup kekuatan atau
daya fisik manusia ketika bekerja dan mempelajari bagaimana cara kerja serta
peralatan harus dirancang agar sesuai dengan kemampuan fisik manusia ketika
melakukan aktivitas kerja tersebut.
Biomekanika merupakan ilmu yang membahas
aspek-aspek mekanika dari gerakan - gerakan tubuh manusia. Biomekanika
adalah kombinasi antara keilmuwan mekanika, antropometri dan dasar ilmu
kedokteran. Biomekanika
adalah suatu ilmu yang menggunakan hukum-hukum fisika dan konsep keteknikan
untuk mempelajari gerakan yang dialami oleh beberapa segmen tubuh dan gaya-gaya
yang terjadi pada bagian tubuh tersebut selama aktivitas normal.
PENDAHULUAN
Konsep
keteknikan untuk mempelajari gerakan yang dialami oleh beberapa segmen tubuh
dan gaya-gaya yang terjadi pada bagian tubuh tersebut selama aktivitas normal.
Biomekanika dapat diterapkan pada:
- Merancang
kembali pekerjaan yang sudah ada.
- Mengevaluasi
pekerjaan.
- Penyaringan
pegawai.
- Tugas-tugas
penanganan manual.
Tujuan
mempelajari ilmu biomekanika antara lain:
- Untuk
menjelaskan tiap komponen dari seluruh sistem tubuh dan interaksinya.
- Untuk
mensimulasikan kondisi berbahaya, sulit untuk diukur atau waktu dan biaya
yang dikeluarkan untuk melakukan sebuah pekerjaan.
- Untuk
memperkirakan resiko yang mungkin muncul dari sebuah pekerjaan dan
memperkirakan beban maksimal yang aman untuk diangkat.
BAB 1 PENDAHULUAN
ANALISA PENGARUH LINGKUNGAN KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Lingkungan kerja merupakan suatu faktor yang secara
tidak langsung mempengaruhi kinerja pegawai. Lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa
aman dan memungkinkan para pegawai untuk dapat berkerja optimal. Lingkungan
kerja mempunyai pengaruh
langsung terhadap pegawai dalam menyelesaikan tanggung jawab kepada organisasi. Jika pegawai menyenangi
lingkungan kerja dimana dia bekerja, maka pegawai tersebut akan betah di tempat
kerjanya untuk melakukan aktivitas dan menyelsaikan tugas – tugasnya.
Lingkungan
kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapat melaksanakan kegiatan
secara optimal, sehat, aman, dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerja dapat
dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama.
Menurut
Bambang (1991:122), lingkungan kerja merupakan salah satu faktor yang
mempengaruhi kinerja seorang pegawai. Seorang pegawai yang bekerja di
lingkungan kerja yang mendukung dia untuk bekerja
secara optimal akan menghasilkan kinerja yang baik, sebaliknya jika seorang
pegawai bekerja dalam lingkungan kerja yang tidak memadai dan tidak mendukung
untuk bekerja secara optimal akan membuat pegawai yang bersangkutan menjadi
malas, cepat lelah sehingga kinerja pegawai tersebut akan rendah.
Dari beberapa pendapat di atas dapat
disimpulkan bahwa lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada disekitar
pegawai pada saat bekerja,
baik berbentuk fisik atau non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapat
mempengaruhi dirinya dan pekerjaannya saat bekerja.
Lingkungan
kerja bermanfaat untuk menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas dan
prestasi kerja meningkat. Sementara itu, manfaat yang diperoleh karena bekerja
dengan orang-orang yang termotivasi adalah pekerjaan dapat terselesaikan dengan
tepat, yang artinya pekerjaan diselesaikan sesuai standar yang benar dan
dalam skala waktu yagn ditentukan.
10 Judul Skripsi dan Artikel Ilmiah
1. Analisa Pengaruh Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT.X
2. Pengaruh Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Guru dan Karyawan pada Unit SMP Yayasan Pendidikan Dharma Putra
3.Analisa Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan
4. Analisis Keluhan Kelelahan Aktivitas pada Pengendara Motor dengan Menggunakan Metode Subjective Self Rating Test (studi kasus : Mahasiswa Universitas Mercu Buana)
5. Analisis Beban Kerja Karyawan di PT DID Berdasarkan Pada Job Description
6. Analisis Intensitas Kebisingan Terhadap Tekanan Darah dan Tingkat Stress Kerja Area Permesinan Seksi Pallet PT. Indah Kiat
7. Analisa Pengaruh Motivasi, Kompetensi, Hubungan Kerja, Kondisi dan Situasi Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan PT PGN (Persero) Tbk Area BANTEN
8. Pengaruh Kompensasi, Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Divisi Klaim PT AJC
9. Analisis Pengaruh Shift Kerja Terhadap Beban Kerja Pada Pekerja di PT. Flambindo Cortama Tangerang
10. Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi CV. Delta Abadi
RSK Daftar Pustaka
Analisis Pengaruh Shift Kerja Terhadap Beban Kerja Pada Pekerja di PT. Flambindo Cortama Tangerang
Disusun Oleh:
Nama : Ratno Adi
Nim :41611110075
Jurusan : Teknik Industri
DAFTAR PUSTAKA
Alkamil Irfan (2011). Bahaya Kerja Larut dan Shift Malam Bagi Tubuh.
http://irfanalkamil.wordpress.com/2011/01/16/bahaya-kerja-larut-dan-shift-malam-bagi-tubuh/
Antara, News (2010). Angka Kecelakaan Kerja Tahun Turun.
http://apindo.or.id/index.php/berita-a-artikel/klipping/371-angka-kecelakaan-kerja-%20ahun-2010-turun.
Aschoff J, Hoffman K, dan Pohl H. (1975). Re-entrainment of Circadion Rhythms
After Phase-shift of the Zeitgeber. Chronobiologia. 2:23-78.
As'ad, M. (1987). Hubungan Faktor Umur, Pendidikan, Masa Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Produktivitas Kerja pada Petugas Dinas Luar Asuransi.
Penelitian Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta
Depdikbud. (1996). Ketahuilah Tingkat Kesegaran Jasmani Anda. Pusat Kesegaran
Jasmani dan Rekreasi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.
Guyton. (1990), Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit Edisi III. EGC.
Jakarta
Josling, Leanne (2005). Shift Work and Ill Health. World Socialist
Website :
http://www.wsws.org/articles/1999/sep1999/shift-s06 pm.shtml.
Accessed: May 18, 2005.
Kuswadji,S. (1997). Pengaturan Tidur Pekerja Shift. Cermin Dunia Kedokteran
No.116/1997, 48 - 52. Jakarta
Kantor Hukum (2010). Risiko di Balik Pekerjaan yang Menuntut Banyak Berdiri.
http://www.kantorhukum-lhs.com/2.php?id=Risiko-di-Balik-Pekerjaan-yang-Menuntut-Banyak-Berdiri
Suma'mur, P.K. (1993). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan.
Haji
Masagung. Jakarta.
Tarwaka (2004). Ergonomi Untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas.
Ed 1, Cet 1. UNIBA PRESS. Surakarta
SARAN dan KRITIK
SARAN
Menurut pendapat saya, penulisan daftar pustaka yang ada didalam skripsi ini masih ada kesalahan - kesalahan yang dilakukan penulis. Meskipun kesalahan hanya terletak pada penempatan titik atau koma, tetapi tetap saja dinyatakan salah. Dan pada skripsi ini terdapat kesalahan yaitu pada sumber atau referensi yang di dapat penulis dari website di internet. Menurut panduan menulis daftar pustaka yang saya baca, jika ingin menuliskan sumber referensi pada daftar pustaka yang didapat dari internet, harus disertakan juga tanggal, bulan dan tahun diterbitkannya data tersebut. Karena daftar pustaka yang dinyatakan layak sebagai bahan referensi adalah maksimal 5 tahun.
Dan pada daftar pustaka yang diambil dan dikutip dari"Produktivitas Kerja pada Petugas Dinas Luar Asuransi. Penelitian Fakultas Psikologi UGM, Yogyakarta" tidak dicantumkan nama penulis ataupun tahun diterbitkannya referensi tersebut.
KRITIK
Sebaiknya sebelum menuliskan referensi yang telah dikutip sebelumnya ke dalam daftar pustaka, sebaiknya pelajari dahulu panduan menulis daftar pustaka, pahami langkah - langkah dan tata cara penulisannya. Sehungga tidak mengalami kesalahan saat membuat referensi sumber dalam sebuah daftar pustaka.
Langganan:
Postingan (Atom)







