PERLUNYA DESIGN PEKERJAAN BAGI PEGAWAI
ABSTRAK
Desain
pekerjaan merupakan keputusan dan tindakan manajerial yang mengkhususkan
kedalam cakupan dan hubungan pekerjaan yang objektif untuk memenuhi kebutuhan
orgranisasi serta kebutuhan sosial dan pribadi pemegang pekerjaan.
Handoko (2000) menjelaskan
unsur-unsur desain pekerjaan meliputi unsur organisasi, unsur lingkungan dan
unsur perilaku. Desain Pekerjaan perlu dilakukan oleh
pihak manajerial dengan memerhatikan segala aspek yang ada seperti sumber daya
manusia dan fasilitas yang ada untuk mendukung pekerjaan nya. Hal tersebut
dilakukan agar kegiatan organisasi berjalan lancar.
PERMASALAHAN
Desain pekerjaan adalah fungsi
penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok karayawan
secara organisasional. Tujuannya adalah untuk mengatur penugasan-penugasan
kerja yang memenuhi kebutuhan organisasi, teknologi dan keperilakuan.TUJUAN DAN MANFAAT PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
PENDAHULUAN
Pelatihan dan pengembangan sering kita dengar dalam dunia kerja di perusahaan, organisasi, lembaga, atau bahkan dalam instansi kesehatan. Hal ini dapat diasumsikan bahwa pelatihan dan pengembangan sangat penting bagi tenaga kerja untuk bekerja lebih menguasai dan lebih baik terhadap pekerjaan yang dijabat atau akan dijabat kedepan. Tidak terlalu jauh dalam instansi kesehatan, pelatihan dan pengembangan sering dilakukan sebagai upaya meningkatkan kinerja para tenaga kesehatan yang dianggap belum mampu untuk mengembangkan pekerjaannya karena faktor perkembangan kebutuhan masyarakat dalarn kesehatan. Secara deskripsi tertentu potensi para pekerja kesehatan mungkin sudah memenuhi syarat administrasi pada pekerjaannya, tapi secara aktual para pekerja kesehatan harus mengikuti atau mengimbangi perkembangan dunia kesehatan sesuai dengan tugas yang dijabat atau yang akan dijabatnya. Hal ini yang mendorong pihak instansi kesehatan untuk memfasilitasi pelatihan dan pengembangan karir para tenaga kesehatan guna mendapatkan hasil kinerja yang baik, efektif dan efisien.
MEKANISME, TUJUAN DAN KENDALA SELEKSI
Ditulis
Oleh : PUSPITA EKA ROHMAH
puspitaekarohmah@gmail.com
(puspita14028.blogspot.com)
ABSTRAK
Seleksi adalah
usaha pertama yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh karyawan yang
kualifikasi dan kompeten yang akan menjabat serta mengerjakan semua pekerjaan
pada perusahaan. Mekanisme seleksi dapat
diartikan sebagai cara menjalankan proses seleksi atau proses pemilihan suatu
anggota baru di sebuah perusahaan, organisasi atau pada instansi tertentu.
Mekanisme secara singkat dapat pula dikatakan sebagai suatu proses dari suatu
acara atau suatu kegiatan tertentu.
Tujuan dilaksanakan proses seleksi adalah untuk
mendapatkan “The Right Man In The Right Place” (Nitisemo: 2004). Didalam proses seleksi perusahaan
harus mendapatkan tenaga kerja yang tepat di dalam posisi yang tepat pula.(Kata Kunci : Mekanisme, Seleksi, Tujuan )
PENDAHULUAN
Seleksi
merupakan bagian materi dari operasional manajemen sumber daya manusia yaitu
pengadaan (procurement), sedangkan pengadaan itu sendiri terdiri dari :
perencanaan, perekrutan, seleksi, penempatan, dan produksi. Proses seleksi
merupakan tahap-tahap khusus yang digunakan untuk memutuskan pelamar mana yang
akan diterima.
Proses tersebut
dimulai ketika pelamar kerja dan diakhiri dengan keputusan penerimaan. Proses
seleksi merupakan pengambilan keputusan bagi calon pelamar untuk diterima atau
tidak. Menurut Teguh
(2009) menjelaskan bahwa seleksi adalah proses yang terdiri dari berbagai
langkah yang spesifik dari kelompok pelamar yang paling cocok dan memenuhi
syarat untuk jabatan tertentu.
Ada tiga hal yang menyebabkan seleksi
menjadi hal yang penting, yaitu :
- Kinerja para manajer senantiasa tergantung pada
sebagian kinerja bawahannya.
- Seleksi
yang efektif penting karena biaya perekrutan yang dikeluarkan oleh
perusahaan dalam pengangkatan pegawai tidak sedikit.
- Seleksi
yang baik itu penting karena implikasi hukum dari pelaksanaannya secara
serampangan.
Langganan:
Postingan (Atom)









